Laporan Evaluasi Pembelajaran Daring
Universitas Muhammadiyah Aceh

 

Dengan memohon Rahmat Allah Subhanahu wa ta’ala, kami Badan Penjaminan Mutu telah menyelesaikan dokumen survei evaluasi pembelajaran dalam jaringan (daring) terkait pencegahan penyebaran covid-19, yang telah dilaksanakan dalam rentang waktu april 2020, semoga menjadi bahan evaluasi di masa yang akan datang.

Ketua

Dr. Sri Suyanta, M.Ag

 

 

——————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————

 

I. PENDAHULUAN

Terkait pencegahan penyebaran covid-19, Universitas Muhammadiyah Aceh menganjurkan kepada dosen untuk melanjutkan pembelajaran secara online atau lebih dikenal pembelajaran dalam jaringan (daring). namun didalam pembelajaran daring ini tentu banyak ditemukan kendala dan keuntungan oleh mahasiswa sebagai stakeholder yang kita harapkan untuk mendapatkan pelayanan yang baik dari universitas salah satunya yaitu terkait dengan pembelajaran daring. maka dengan ini Badan Penjaminan Mutu mengadakan survei evaluasi pembelajaran daring, telah dilaksanakan pada tanggal 04 April hingga 10 April 2020, respondennya terdiri dari Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh yang telah mengisi sebanyak 955 Responden, pada laman web : http://bpm.unmuha.ac.id/evaluasi-pembelajaran-daring/.  semoga dengan survei ini dapat menjadi bahan evaluasi di masa yang akan datang.

 

II. PEMBAHASAN

i . Program Studi

[visualizer id=”2374″]

Mahasiswa yang mengisi survei evaluasi pembelajaran daring yang terbanyak yaitu berasal dari Prodi Ilmu hukum sebanyak   238 responden dan diikuti oleh Prodi Manajemen 225 responden, lalu disusul oleh prodi prodi lainnya, ini menandakan bahwa Gugus Jaminan Mutu, Unit penjaminan prodi dan pimpinan prodi  dan juga mahasiswa yang mengisi kegiatan survei ini mengharapkan ada perubahan di masa mendatang yang dilakukan oleh Universitas, Fakultas dan Prodi, dan terutama bagi dosen yang melaksanakan pembelajaran daring

 

ii . Jenis Kelamin

[visualizer id=”2328″]

 

1 . Keberadaan anda saat ini (masa pembelajaran daring)

[visualizer id=”2344″]

Keberadaan mahasiswa di Banda Aceh masih mendominasi jumlah mahasiswa yang melakukan pembelajaran daring dengan persentase 36%, lalu diikuti dengan Aceh Besar sebanyak 20,1%, lalu disusul daerah lainnya.

 

2. Berapa jumlah mata kuliah yang sudah menjalankan pembelajaran daring pada semester ini ?

[visualizer id=”2330″]

Rata rata mahasiswa yang mengisi survei ini mempuyai mata kuliah sebanyak 3 sampai 4 mata kuliah. yaitu sebesar 30,3%, dan diikuti oleh 5-6 mata kuliah dan lebih banyak dari 6 mata kuliah. artinya banyak dosen yang sudah menggunakan pembelajaran daring, sehingga tidak bergantung dengan belajar secara manual yang harus menunggu hingga bulan Juni sesuai dengan surat edaran Rektor tentang mulai pembelajaran di kampus Unmuha.

 

3. Media pembelajaran daring yang diterapkan saat ini ? (boleh lebih dari satu pilihan)

[visualizer id=”2332″]

Untuk saat ini pembelajaran daring yang dilakukan oleh dosen Unmuha masih didominasi dengan memakai aplikasi whatsapp group, jauh diatas yang lain  dengan jumlah responden  803 orang.  lalu disusul oleh zoom dengan 393 responden dan google classrom 362 responden, dan seterusnya, selain yang disebutkan dalam survei yaitu pilihan dan lain lain hanya 39 orang, termasuk diantaranya melalui e-learning, email, kahoot, youtube dan sebagainya.

 

4 . Kendala yang dihadapi pada saat pembelajaran daring ?

[visualizer id=”2334″]

pertanyaan ini adalah inti dari survei evaluasi pembelajaran daring, kendala yang dihadapi oleh mahasiswa pada saat pembelajaran daring adalah jaringan kurang maksimal dengan jumlah persentase 53,5%, dan tidak mepunyai paket internet 25,5% , sehingga membuat mahasiswa kurang tertarik terhadap pembelajaran daring ini. harapannya ada solusi dari Rektorat maupun dekanat masing masing fakultas untuk memudahkan mahasiswa melaksanakan pembelajaran daring terkait jaringan kurang maksimal.

Karena domisili mahasiswa didominasi di kota besar dengan akses jaringan yang baik, maka mahasiswa yang menjawab tidak ada jaringan 11,1%, dan hanya 4,3 % mahasiswa yang menjawab malas belajar melalui daring. dan yang tidak dapat menginstal dan menggunakan media pembelajaran daring hanya 1,8% membuktikan bahwa mahasiswa Unmuha sudah melek media informasi.

 

5 . Pemberian tugas rumah oleh dosen selama pembelajaran daring

[visualizer id=”2338″]

pemberian tugas rumah oleh dosen didominasi oleh Mahasiswa yang menganggap bahwa pemberian tugas oleh dosen sudah sesuai dengan rencana pembelajaran para dosen yang dipaparkan pada awal kuliah sebesar  53,5%. artinya tidak ada yang salah dengan pemberian tugas rumah apabila sudah disampaikan dari waktu awal permulaan kuliah. sedangkan yang menjawab pemberian tugas oleh dosen selalu setiap mengadakan pembelajaran daring yaitu 43,5%. Mahasiswa yang menjawab ini merasakan beban yang diberikan oleh dosen sudah di luar kapasitas, sudah tidak sesuai dengan kriteria dosen yang tujuannya adalah mendidik dan membimbing bukan memberikan banyak tekanan dan beban. sedangkan yang menjawab dosen tidak pernah memberikan tugas rumah ketika pembelajaran daring hanya 3%

 

6 . Manfaat tugas rumah selama pembelajaran daring

[visualizer id=”2341″]

Mahasiswa menilai bermanfaat dalam pemberian tugas rumah sebanyak 39,6% dan sangat bermanfaat untuk penguasaan materi yang sudah diberikan 38,3%. ini membuktikan bahwa mahasiswa menilai pemberian tugas rumah bisa dikategorikan mengandung manfaat apabila sesuai dengan kapasitas baik itu kedalaman materi, jumlah soal dan sebagainya. dan hanya 11,1% yang menjawab pemberian tugas rumah itu adalah hanya membebani mahasiswa.

 

7 . Sebutkan salah satu nama dosen (tanpa gelar) yang paling disiplin, berwawasan luas, menarik, dan menyenangkan pada pembelajaran daring

[visualizer id=”2353″]

Dalam hal pembelajaran daring selama ini terkait pencegahan penyebaran covid-19, dosen yang terbanyak dipilih oleh mahasiswa sebagai  dosen yang sangat disiplin didalam melaksanakan pembelajaran daring, berwawasan luas, menarik dan mempunyai kepribadian yang menyenangkan adalah Febyolla presilawati dengan 67 Suara.

Berikut daftar rekapitulasi nama nama dosen yang sudah dipilih oleh mahasiswa sebagai dosen yang paling disiplin, berwawasan luas, menarik, dan menyenangkan pada pembelajaran daring.

[visualizer id=”2346″]

 

8. Saran anda untuk seluruh dosen yang menjalankan pembelajaran daring (max. 3 point)

Saran ini dipisahkan menurut Fakultas, mohon maaf ini tidak diedit, sesuai dengan isi hati nurani mahasiswa, apabila mengandung kebaikan diambil dan bila tidak mengandung kebaikan maka tinggalkan, semoga menjadi evaluasi dimasa yang akan datang.

 

 

III. PENUTUPAN

Kami yakin bahwa dokumen evaluasi pembelajaran daring ini masih jauh dari kata sempurna, masih banyak yang harus dibenahi dalam kegiatan survei  keseluruhan yang diadakan oleh Badan Penjaminan Mutu. Oleh karena itu kami sangat gembira apabila memperoleh petunjuk lebih lanjut dari para pembaca dengan tujuan untuk lebih menyempurnakan kegiatan survei evaluasi di masayang akan datang

Ucapan terima kasih kepada para mahasiswa yang sudah mengisi survei ini, semoga hasil survei ini bisa menjadi bahan evaluasi di masa yang akan datang. dan juga ucapan terima kasih kepada para Dekan, Gugus Jaminan Mutu tingkat Fakultas dan Unit penjaminan Mutu tingkat prodi beserta jajarannya yang telah mensukseskan kegiatan survei ini, Atas bantuan semua pihak kami ucapkan terima kasih.

 

 

Banda Aceh, 21 Sya’ban 1441 H/14 April 2020 M

Ketua BPM
Dr Sri Suyanta, M.Ag